Recent in Fashion

Best Seller Books

ADS

Don"t Kepo



OLeh : Ustadz Hizbullah Aly

بسم الله، الحمدلله 🌸
```Don't worry about what i'm doing. Worry about why you're worried about what i'm doing```
👆di atas adalah perasaan orang yang biasa dikepoin...
paham kan ya artinya 😁
aasif make bahasa linggis ya 😁
tadi mau nyangkul lupa bawa...
```Jangan khawatirkan apa yang gue lakuin, lebih baik loe pikirin diri loe yang khawatirkan apa yang gue lakuin```
Terjemahan bebasnya kurleb gitu...
🔺 *PERHATIAN :*
DENGARLIHATKUATKAN (kasih solusi, bantuan dll.)
🔻 *KEPO :*
DENGARLIHATGOSIPKAN
*_perhatian vs kepo_*
sebelum masuk materi inti
karena sering bias di sana
lanjut ya ... ke materi inti, kali ini serius pisan materinya 😁
Sedikit penghantar....
Ada dua kepo dalam Islam :
🔹ada kepo yang dilarang dan ada kepo yang diperbolehkan
seperti apakah itu ...???
mari kita simak dan baca bersama....
👇👇👇
🌺 *Kepo Hasanah dan Kepo Sayyiah*
👳🏼‍♀ Dinar Zul Akbar
Anda pernah mendengar kata _ih kepo banget sih??_
*Apa??*
*Belum pernah??*
*Masa??*
*Serius??*
_Hewan yang disawah itu?? Bukan itu mah Kebo!! Mau tau??_
*Kalau jawabannya iya, maka anda sudah terjangkit virus Kepo ini*. Sebetulnya indikasi kepo sudah terlihat jika anda membaca tulisan ini.
*Apa itu kepo??* Banyak riwayat yang bertebaran terkait asal usul Kepo ini. Dan diantara riwayat yang paling masyhur ia merupakan kepanjangan dari _Knowing Every Particular Object_ (mau tau secara mendetail). Atau dalam riwayat yang lain dikatakan bahwa Kepo berasal dari bahasa Mandarin yang artinya kurang lebih sama. Atau juga dikatakan Kepo ini kepanjangan *KEk* (Kayak) POlisi atau –maaf- PembOkat (pembantu) yang berarti dua subjek yang sering bertanya walaupun riwayat ini lemah dari sisi periwayatan.
Ala kulli hal, jumhur anak gaoel bersepakat secara ringkas atau ikhtishar tentang Kepo ini (kita garis bawahi bersama-sama) bermakna *rasa ingin tahu yang mendalam akan suatu hal*. Maka untuk kemudian kata kepo dalam tulisan ini dapat dibaca rasa ingin tahu.
Karena Kepo ini termasuk kata benda maka dia bisa disifati menjadi 2 hal. *Kepo hasanah atau kepo yang baik, ataupun kepo sayyiah atau kepo yang buruk*.
*Yang pertama*, _Kepo Hasanah_
Sedikitnya ada dua jenis dari kepo hasanah. Yang pertama *Kepo Hasanah* yang dapat kita ambil contoh dari atsar sahabat nabi yang mulia. Beliau adalah _Abdullah ibn Abbas_. Pernah suatu hari ditanyakan kepada beliau tentang rahasia kecerdasannya. Maka beliau menjawab,
لسان سؤول و قلب عقول
_Dengan lidah yang senantiasa bertanya dan hati yang selalu berpikir_
Walaupun dalam riwayat lain dikatakan bahwa Sahabat Ali bin Abi Thalib-lah yang berkata demikian.
Kepo dalam hal _thalabul 'ilmi_ adalah suatu yang baik bahkan sangat dianjurkan. Bahkan Rasul صلى الله عليه وسلم pernah mengingatkan dalam hadits riwayat Imam Abu Dawud,
فإنما شفاء العي السؤال
_Sesungguhnya obat dari ketidak tahuan adalah bertanya_
Makanya tak heran banyak ditemukan riwayat tentang pertanyaan-pertanyaan sahabat kepada baginda nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم. Misal amal apa yang paling baik, jika aku melakukan ini apakah akan begini, dan sebagainya. Tak lain tak bukan yang melatar belakangi mereka adalah rasa kepo (keingintahuan) terhadap suatu hal. Baik berupa masalah aqidah, ibadah, hari akhir dan sebagainya.
*Yang kedua kepo dalam hal perhatian akan keadaan umat islam*. Bukan rahasia lagi bahwa di beberapa belahan tempat kaum muslimin tidak diperlakukan dengan adil oleh dunia. Maka sebagai salah satu bentuk rasa peduli mereka adalah dengan adanya rasa kepo (ingin tahu) akan ihwal keadaan mereka. Seperti apa-apa yang terjadi di Gaza, Suriah, Afghan, Iraq, dan daerah-daerah lainnya.
Karna apa??
Karna dengan hal itu kita dapat meningkatkan kepedulian kita terhadap mereka. Menjadi semacam pengikat hati antara kita dan mereka. Karna umat Islam kal jasadil wahid meski terdapat sekat-sekat batas negara serta regional. Bahkan Nabi Sulaiman عليه السلام pernah bertanya ihwal salah satu pasukannya yang juga seekor burung hud-hud. Lihatlah betapa besar ihtimam (perhatian) beliau bahkan terhadap seekor burung sekalipun.
```Setelah membahas Kepo Hasanah. Maka yang selanjutnya akan dibahas adalah Kepo Sayyiah```
*Kepo Sayyiah* ini banyak sekali tersebar di kalangan manusia di dunia. Misal dalam hal ini adalah kepo akan aib orang lain. Bahkan Allah تعالى sudah ribuan tahun yang lalu melarang akan keberadaan kepo jenis ini. Dalam firman-Nya yang QS. al-Hujurat : 12,
يأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُواْ اجْتَنِبُواْ كَثِيراً مِّنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ وَلاَ تَجَسَّسُواْ وَلاَ يَغْتَب بَّعْضُكُم بَعْضاً أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَن يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتاً فَكَرِهْتُمُوهُ وَاتَّقُواْ اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَّحِيمٌ
_Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebahagian kamu menggunjing sebahagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang_
Sudah jelas ayatnya _Janganlah kamu kepo akan kesalahan orang lain_ Seluruh anak adam yang beriman dilarang untuk mencari tahu akan kesalahan orang lain. Karna jenis kepo ini akan melahirkan sebuah produk yang bernama _Kepotainment_. Yang sebagian besar berisi tentang aib si anu, dosa si fulan dan sebagainya.
Padahal Baginda yang mulia صلى الله عليه وسلم telah mengingatkan jauh jauh hari,
وَعَنْ أَنَسٍ رضي الله عنه قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم (طُوبَى لِمَنْ شَغَلَهُ عَيْبَهُ عَنْ عُيُوبِ اَلنَّاسِ) أَخْرَجَهُ اَلْبَزَّارُ بِإِسْنَادٍ حَسَنٍ
_Dari Anas bahwa Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda, _Berbahagialah orang yang tersibukkan dengan aibnya sehingga ia tidak memperhatikan aib orang lain_ (HR. al-Bazzar)
Untuk yang selanjutnya adalah kepo akan urusan orang lain. Istilah bahasa arabnya adalah _tathafful_. Berasal dari akar kata yang sama dengan _Thiflun_ (anak-anak). Mungkin sudah menjadi adat kita di Indonesia akan adanya wujud dari basa-basi. Tapi bagi sebagian bangsa lain, basa-basi ini dianggap basi. Bahkan di kalangan arab jika ada yang bertanya ihwal keluarganya yang berjenis kelamin perempuan, mungkin istri, anak, atau ibu. Maka bisa jadi si _Sail_ (penanya) akan dibunuh oleh si _Masuul_ (yang ditanya).
Disebutkan juga bahwa ada baiknya untuk menghindari pertanyaan _darimana dan hendak kemana_. Karena dikhawatirkan pertanyaan tersebut merangsang orang untuk berbohong. Bisa saja si fulan dari tempat maksiat lalu kita berpapasan dengannya, tanpa tahu keadaan yang sebenarnya, kemudian dengan enteng bertanya _darimana_. Maka kemungkinan terbesar ia akan berbohong dalam menjawab _darimana_ tersebut.
والله أعلم
🙊 *DIAM*
```Bukan berarti lemah. Kadang kita tahu apa yang harus dikatakan. Tapi kita tidak ingin melukai perasaan seseorang.```
🔷🔷🔷🌟🌟🌟🔷🔷🔷
💘TaNYa JaWaB💘
0⃣1⃣ Dita A.
Kalau kita tidak mau melukai perasaan seseorang, lantas dengan cara apa kita menjelaskannya? 🙏
🌺Jawab :
Pertanyaan yang bagus 
Dalam memberi nasehat ada manajemennya, kaya kuliahan aja 😁
Sebagian ulama berkata, _Seandainya kalian yang membelikan kertas untuk para malaikat yang mencatat amal kalian, niscaya kalian akan lebih banyak diam daripada berbicara_
Kenapa seperti itu ...
Karena tidak mudah memberikan nasehat, dan sangat tidak mudah untuk menerima ketika nasehat kita tidak didengar oleh orang lain 
Ketika nasehat kita ditolak, seringkali keluar kata yang menyakiti perasaan orang lain dari mulut kita
Ingatlah, ketika ingin memberikan nasehat
Perhatikan kondisi orang yang akan kita berikan nasehat
Jaga kata, jangan pernah berharap nasehat kita untuk diterima
Berikan solusi untuknya, bukan hanya kata 
والله أعلم 🌸
0⃣2⃣ Nurul
Misal kita memilih diam agar tdk menyakiti, tapi kita di kira malah cuek dan tidak menghargai terhadap suatu hal. Padahal kita takut salah bicara. Itu sikap kita harus gimana ya ustadz?
🌺Jawab :
Untuk hal yang menyangkut kepentingan umum, ketika dimintakan pendapat bicaralah
Namun ketika menyangkut pribadi seseorang, lebih baik diam, jangan suburkan ghibah, apalagi namimah 
Diam, dan kalau kita merasa mampu memberi solusi tabayyun ke yang bersangkutan, tanpa menceritakan darimana kita mendapat cerita tentang dirinya, tanyakan secara halus bukan memojokkannya 
Kalau yang ditabayyun ndak ikhlas, cukupkan 
والله أعلم 
0⃣3⃣ Serly
Assalamualaikum..
Bagaimana memberi penjelasan kepada yang lebih tua jika (ia) membuat kesalahan di dpan kita?
Dan ia orangnya tidak suka mendengarkan pendapat orang apalagi yang lebih muda afwan....
🌺Jawab :
Coba cari seseorang yang bijak dan lebih tua darinya, yang sekiranya mampu menasehatinya, dan ia mampu menyimpan rahasia
Berceritalah pada beliau, dan biarlah nanti beliau yang menyampaikan teguran dengan bahasa beliau 
والله أعلم 🌸
0⃣4⃣ Indika
Assalamualaikum
Bagaimana menjelaskan kepada orang yang lebih tua supaya tidak tersinggung, kalau perintah dia sering berubah-ubah contoh pimpinan,tapi dia tidak sadar atau lupa kalau perintah dia?
Contoh hari ini suruh jemur, Bsok marah" kenapa jemur.
🌺Jawab :
Kalau beliau adalah bos atau pimpinan kita jangan dibantan, selama tidak bertentangan dengan syari'at
Misal, nyuruh ndak sholat 😁
Kalau sekedar menengenai keseharian bersabarlah, namanya juga kita bekerja ikut orang, jadi harus manut 
,والله أعلم 🌸
0⃣5⃣ Lufi Ardila
Bagaimana ustadz cara menghindari apabila kita sedang dikepoin orang lalu kita tidak mau menjelaskan tentang yang ditanyakan karena takut akan dosa ghibah? Dan juga cara membedakan atau ciri" orang yang mau perhatian ataupun yang kepo sebelum kita menjelaskan apa yang ditanya?...
🌺Jawab :
Simpel saja 
Jika terkait pribadi orang, jelaskan yang baik-baik saja tentangnya, jika diarahkan kepada pertanyaan aib, jawab saja, _maaf ana tidak mengetahuinya, dan ana tidak ingin kita membicarakannya_
Harus tegas kalau arahnya udah ghibah, apalagi kalau sampai fitnah, buahayaaa 
Jadi, selalu cut
Kecuali kalau memang saat itu yang kita bicarakan orangnya ada ...
Karena, bisa ditabayyun secara langsung benar atau tidaknya 
والله أعلم 🌸
0⃣6⃣ Neng
Ustadz apakah Qta boleh Kepo dengan keadaan Ikhwan yang suka pesimis dalam hidupnya.
Neng keponya niatnya neng baik hanya membantu aja ustadz biar si Ikhwan dak salah jalan dan lebih mendekatkan diri ke Allah SWT dengan cara banyak tilawah dan banyak istighfar.
🌺Jawab :
Kalau Neng suka, lebih baik bilang ke ortu saja 
Biar diresmiin dan ana bisa makan gratis #becanda
Baiknya temen-temen baiknya aja yang di kasih tau perihal sahabat mereka, biar mereka yang memberikan nasehat padanya 
Atau kalau memang ndak ada, bikin aja grup, nanti di grup itu kuatkan ia, namun jangan secara langsung, tar malah malu anaknya, bikin ungkapan secara umum, ungkapan abstrak untuk ya
والله أعلم 🌸
0⃣7⃣ Asna
Jatuh cinta tidak bisa dipungkiri ya.. hehe.
Pas masih remaja...Kalau lagi jatuh cinta dan tidak memungkinkan untuk mengatakan.
Kandang sebagai seorang wanita kita sering kepo sama yang disukai itu .. emang sih cuman sebatas ingin tau sedang apa! Seperti apa! Dimana! Apa yang dia suka! Awalnya sih seperti itu tapi lama lama kita jadi tau kejelekannya dia seperti apa. .
Terus kadang kita jadi nggk suka lagi sama dianya karena udah tau kejelekannya .
Sikap kita bagaimana ya kalau seperti itu??
Terimakasih 🙏
🌺Jawab :
Tidak perlu membencinya 
Karena kita pun mesti memiliki banyak kekurangan 
0⃣8⃣ Nuring
Apakah kepo kebaikkan itu , banyak diam atau lebih baik bertanya?? disaat diam terkadang ingin bertanya tentang sesuatu hal yang terkadang kita ingin mengetahui kesehatan ataupun kabar darinya
Itu gmn uhiz
🌺Jawab :
Kalau sekedar mengetahui kabar saja ndak apa, apalagi pasangan 
itu kepo dalam artian perhatian 🌸
🍓Kalau bukan pasangan uhiz , teman sahabat...???
🌺Tidak mengapa, asal yang ditanya tidak merasa keberatan 
🍓Baik uhiz
0⃣9⃣ Nurlaela
Asslmkm,, uhiz ijin brtanya.. jika ada teman yang suka banget keppo.. sering basa basi tapi ujungnya dak enak. Berdosakah kita meninggalkan teman tersebut misal dengan Blokir contactnya?
Karena khawatir salah bicara menanggapi kekepoannya uhiz..
Mohon saran nya uhiz.. Sebaiknya bagaimana?
Terimakasih🙏
🌺Jawab :
Tidak berdosa 
karena tujuan kita memblokir kontaknya karena takut pada Allah (untuk menghibdari dosa ghibah, namimah, dan fitnah)
🍓Afwan
... Kalau yang kepoin itu ikhwan gimana ustadz? Apakah nggak digubris atau tetap dijawab soalnya takut dosa berkhalwat...?
🌺Kalau terkait pekerjaan jawab sekedarnya
kalau udah nyerempet cuekin 
🍓Afwan uhiz.. tanya lagi,, meninggalkan dengan cara blokir apakah bukan termasuk memutuskan tali silaturahmi uhiz?
Jadi dilema😓
🌺Kan kalau ketemu bisa saja kita sapa ia, bicara seperlunya saja
Niatnya yang penting, luruskan 
1⃣0⃣ Siska
Kalo ngeliat status teman" fb yang muncul di timeline kita apakah termasuk kategori kepo?
🌺Jawab :
Kalau sekedar membaca saja tidak 
🔷🔷🔷🌟🌟🌟🔷🔷🔷
💘CLoSiNG STaTeMeNT💘
وَمَنِ اسْتَمَعَ إِلَى حَدِيثِ قَوْمٍ وَهُمْ لَهُ كَارِهُونَ أَوْ يَفِرُّونَ مِنْهُ صُبَّ فِي أُذُنِهِ الْآنُكُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
_Dan barangsiapa yang menyimak percakapan satu kaum padahal mereka tidak suka (didengar) atau akan menjauh darinya (jika tahu), akan dituangkan timah panas pada telinganya di hari kiamat_ (HR. al-Bukhari)

Subscribe Our Newsletter

avatar
"Dengan berbicara di belakang, berarti kau cukup menghargai keberadaanku untuk tidak bertingkah di depan mukaku."

Related Posts

Tidak postingan yang terkait.

Iklan Atas Artikel

Iklan Parallax

PASANG IKLAN ADSENSE
DISINI
YANG SUDAH DIPARSE

Iklan Tengah Artikel

Iklan Bawah Artikel